Kenaikan Pangkat

KP Reguler

a.    Kenaikan pangkat reguler awal:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  calon pegawai negeri sipil;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  pegawai negeri sipil;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Surat pengantar dari instansi.

b.    Kenaikan pangkat reguler:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat tanda lulus ujian dinas (bagi pegawai negeri sipil yang akan pindah ruang);
  5. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Surat pengantar dari instansi.

KP Pilihan

a.     Kenaikan pangkat pilihan karena menduduki jabatan struktural:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan  (dp-3) dalam   2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat pernyatan pelantikan;
  6. Fotokopi sah berita acara pelantikan;
  7. Fotokopi sah sertifikat diklat struktural;
  8.  Fotokopi sah surat tanda lulus ujian dinas tingkat III bagi yang pindah golongan ruang dan yang tidak memiliki diklat struktural;
  9. Fotokopi sah ijazah terakhir.
  10. Surat pengantar dari instansi.

b.    Kenaikan pangkat pilihan karena menduduki jabatan fungsional:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan  (dp-3) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah penilaian angka kredit lama;
  6. Penilaian angka kredit asli yang baru;
  7. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  8. Fotokopi sah surat keputusan calon pegawai negeri sipil, surat keputusan  pegawai negeri sipil  dan surat keputusan pengangkatan dalam jabatan awal (bagi pegawai negeri sipil  yang pertama kali diusulkan kenaikan pangkatnya);
  9. Surat pengantar dari instansi.

c.    Kenaikan pangkat pilihan karena menduduki jabatan tertentu yang pangkatnya ditetapkan dengan Keputusan Presiden:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat pernyatan pelantikan;
  6. Fotokopi sah berita acara pelantikan;
  7. Fotokopi sah sertifikat diklat struktural;
  8. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  9. Surat pengantar dari instansi.

d.     Kenaikan pangkat karena menunjukkan prestasi kerja yang luar biasa baiknya:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  tentang penilaian prestasi kerja tersebut yang ditandatangani sendiri oleh pejabat pembina kepegawaian;
  6. Fotokopi ijazah terakhir;
  7. Surat sah pengantar dari instansi.

e.    Kenaikan pangkat pilihan karena menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan tentang penemuan baru yang bermanfaat bagi negara dari badan/lembaga yang ditetapkan oleh presiden;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Surat pengantar dari instansi.

f.    Kenaikan pangkat pilihan karena diangkat menjadi Pejabat Negara dan diberhentikan dari jabatan organiknya:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1(satu)  tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  pemberhentian dari jabatan organik;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Sekurang-kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir;
  8. Surat pengantar dari instansi.

g.      Kenaikan pangkat pilihan karena diangkat menjadi Pejabat Negara dan  tidak diberhentikan dari jabatan organiknya:

  1. Bagi pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan struktural dan fungsional syarat sama dengan kenaikan pangkat pilihan;
  2. Bagi pegawai negeri sipil yang tidak menduduki jabatan struktural maupun fungsional syarat sesuai dengan kenaikan pangkat reguler.

h.     Kenaikan pangkat pilihan karena memperoleh surat tanda tamat belajar atau ijazah/diploma:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian kenaikan pangkat;
  6. Surat keterangan pejabat pembina kepegawaian serendah-rendahnya pejabat eselon ii tentang uraian tugas yang dibebankan kepada pegawai negeri sipil kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional;
  7. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  8. Asli penilaian angka kredit pegawai negeri sipil  yang  menduduki jabatan fungsional;
  9. Surat pengantar dari instansi.

i.    Kenaikan pangkat pilihan karena melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural maupun fungsional:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat perintah melaksanakan tugas belajar;
  6. Fotokopi sah  ijazah terakhir;
  7. Fotokopi sah surat keputusan pembebasan dari jabatan fungsional bagi pegawai negeri sipil  yang sebelumnya menduduki jabatan fungsional;
  8. Surat pengantar dari instansi.

j.      Kenaikan pangkat pilihan karena telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat perintah melaksanakan tugas belajar;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Fotokopi sah surat keputusan pembebasan dari jabatan fungsional bagi pegawai negeri sipil  yang sebelumnya menduduki jabatan fungsional;
  8. Surat pengantar dari instansi.

k.   Kenaikan pangkat pilihan karena dipekerjakan atau diperbantukan di luar instansi induknya yang diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah mendapatkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan(dp-3) dalam 2 (satu) tahun terakhir;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  penugasan di luar instansi induknya;
  6. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  7. Tembusan penetapan angka kredit yang ditandatangani asli oleh pejabat penilai angka kredit bagi pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan fungsional;
  8. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  9. Surat pengantar dari instansi.

KP Anumerta

Kenaikan pangkat anumerta:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Berita acara dari pejabat yang berwajib tentang kejadian yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia;
  3. Visum et repertum dari dokter;
  4. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  6. Fotokopi sah surat perintah penugasan atau surat keterangan yang menerangkan bahwa calon pegawai negeri sipil/pegawai negeri sipil  tersebut meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas kedinasan;
  7. Laporan dari pimpinan unit kerja serendah-rendahnya eselon iii kepada  pejabat pembina kepegawaian;
  8. Fotokopi sah keputusan sementara tentang kenaikan pangkat anumerta; 
  9. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  10. Surat pengantar dari instansi.

KP Pengabdian

a.    Kenaikan pangkat pengabdian karena meninggal dunia:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah surat keputusan  calon pegawai negeri sipil;
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pegawai negeri sipil;
  4. Surat keterangan kematian dari kepala desa;
  5. Daftar riwayat pekerjaan dari pejabat pembina kepegawaian;
  6. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  7. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  8. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin pegawai negeri sipil  tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu) tahun terakhir dari pejabat pembina kepegawaian;
  9. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  10. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  11. Surat pengantar dari instansi.

b.    Kenaikan pangkat pengabdian karena mencapai batas usia pensiun:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah surat keputusan  calon pegawai negeri sipil; 
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pegawai negeri sipil;
  4. Daftar riwayat pekerjaan dari pejabat pembina kepegawaian;
  5. Fotokopi  sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  6. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  7. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin pegawai negeri sipil  tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu)  tahun terakhir dari pejabat pembina kepegawaian;
  8. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  9. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  10. Surat pengantar dari instansi.

c.    Kenaikan pangkat pengabdian yang dinyatakan cacat karena dinas:

  1. Fotokopi sah kartu pegawai;
  2. Fotokopi sah surat keputusan  calon pegawai negeri sipil; 
  3. Fotokopi sah surat keputusan  pegawai negeri sipil;
  4. Daftar riwayat pekerjaan dari pejabat pembina kepegawaian;
  5. Fotokopi sah surat keputusan  pangkat terakhir;
  6. Fotokopi sah surat keputusan  jabatan terakhir;
  7. Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin pegawai negeri sipil  tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu) tahun terakhir dari pejabat pembina kepegawaian;
  8. Fotokopi sah daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (dp-3) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  9. Fotokopi sah ijazah terakhir;
  10. Surat pengantar dari instansi.

 

Prosedur KP

Prosedur pemberian kenaikan pangkat :

  1. Pelaksanaan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil daerah berdasarkan usulan dari instansi kepada pejabat pembina kepegawaian daerah untuk dapat dipertimbangkan kenaikan pangkatnya;
  2. Semua berkas usulan kenaikan pangkat yang telah masuk kepada pejabat pembina kepegawaian kemudian diverifikasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan  yang berlaku;
  3. Berkas usulan kenaikan pangkat yang telah memenuhi syarat oleh pejabat pembina kepegawaian diusulkan kepada Kantor Regional 1 Badan Kepegawaian Negara untuk mendapatkan pertimbangan teknis tentang kenaikan pangkat tersebut;
  4. Dalam pelaksanaan penyelesaian tentang kenaikan pangkat pejabat pembina kepegawaian daerah menetapkan kenaikan pangkat berdasarkan pertimbangan teknis dari Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara untuk penata tingkat I golongan ruang  III/d  ke bawah oleh Bupati dan untuk pembina golongan ruang  IV/a serta pembina tingkat I golongan ruang  IV/b  oleh Gubernur;
  5. Kenaikan pangkat pilihan yang menduduki jabatan struktural, menunjukkan prestasi luar biasa baiknya, dan menemukan penemuan baru bagi negara diusulkan setelah mendapat pertimbangan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat);
  6. Penetapan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil untuk menjadi pembina  utama muda golongan ruang IV/c keatas dilaksanakan dengan Keputusan Presiden setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala Badan Kepegawaian Negara berdasarkan usul dari Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat/Daerah;
  7. Surat pengantar usulan kenaikan pangkat bagaimana tersebut pada nomor f, disampaikan kepada Presiden dan tembusannya kepada Badan Kepegawaian Negara;
  8. Tembusan surat pengantar yang disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara dilengkapi dengan berkas usulan;
  9. Tembusan surat pengantar dan usulan kenaikan pangkat tersebut diajukan dalam rangkap 6 (enam) serta dilampiri dengan bahan-bahan yang diperlukan;
  10. Keputusan kenaikan pangkat dimaksud dapat dilakukan secara kolektif maupun perorangan.