Roadshow GSC Menggagas Generasi Penutur yang Cerdas

Ngaglik – 9 Maret 2019 menjadi Sabtu keempat dalam sebulan terakhir bagi tim dari Perpustakaan ‘Generasi Sukoharjo Cerdas’ melakukan kegiatan pendampingan minat baca dan tulis bagi anak-anak.

“Setelah SDN Wonosalam, SDN Sukomulyo, dan SDN Sukosari, hari ini giliran kami mendatangi SDN Selomulyo, Sembung. Selain kegiatan donasi buku bagi setiap tempat yang kami datangi, roadshow juga kami isi dengan kegiatan mendongeng, membaca, dan kemudian mengajak siswa- siswi untuk menuliskan kembali mengenai yang mereka dengar dan mereka baca,” terang Adib Makmun, Kepala Perpustakaan GSC.

Menggandeng Taman Bacaan masyarakat Mata Aksara Yogyakarta sebagai mitra dan donatur buku, tim roadshow GSC menyasar siswa kelas 5 dalam kegiatannya. Dalam setiap kunjungan tim berisi sekitar 6 orang yang bertugas sebagai pendongeng, ice breaker dan fasilitator penulisan.

“Sebanyak 60 buah buku cerita anak, kami serahkan untuk menambah koleksi perpustakaan SDN Sukomulyo. Semoga donasi ini semakin menarik minat baca anak, karena dengan membaca kita semua dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan yang luas. Lebih jauh lagi, setelah memahami apa yang dibaca, semoga anak-anak termotivasi untuk menulis bagi orang lain,” imbuh Adib.

Sementara itu, Hadi Subronto selaku Kepala Desa Sukoharjo dan penanggung jawab perpustakaan berharap donasi buku yang diserahkan dapat bermanfaat bagi semua elemen yang ada di sekolah.

“Kegiatan ini sejatinya adalah sosialisasi berkelanjutan untuk mempertahankan dan mengembangkan budaya literasi di Indonesia. Pesan saya untuk kita semua adalah jangan pernah bosan membaca dan menulis, karena hanya dengan menguasai pengetahuan kita dapat tampil sebagai generasi yang maju,” ungkap Hadi.

Setelah acara penyerahan donasi buku, Hendri Iskandar, Eni Puspitasari, dan Rosalia Haryanti mengajak 32 murid SD yang mengikuti kegiatan untuk bermain bersama. Antusiasme dan semangat anak-anak semakin tergugah ketika fasilitator mulai menceritakan dongeng berjudul Hadiah Istimewa untuk Puteri.

“Dongeng merupakan sarana yang sangat bagus untuk mengembangkan gagasan, wawasan dan imajinasi anak. Dipadu dengan ketrampilan menulis, kreativitas anak dalam bertutur menyampaikan gagasan, ide ataupun pemikiran kepada orang lain akan semakin komplit baik secara verbal maupun tulisan”, terang Eni Puspitasari.

Di akhir kegiatan roadshow, Siti Widayatun, Kepala Sekolah SDN Selomulyo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tim GSC yang telah ikhlas berbagi ilmu dan buku. Selanjutnya Siti yakin kegiatan ini dapat memotivasi guru dan murid untuk terus mengembangkan budaya baca tulis di lingkungan sekolah mereka.

“Sepertinya anak-anakpun terkesan dengan kegiatan ini, terlihat dari hasil tulisan mereka yang mengapresiasi dan menginginkan kegiatan serupa di masa yang akan datang,” tutup Siti sembari menunjukkan hasil tulisan anak-anak mengenai kesan pesan setelah mengikuti kegiatan. (DHI/Mediacenter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *