
Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Sleman. Arsenio Faresta Rizky Wibowo, murid TK ABA Pasekan Kapanewon Gamping, berhasil meraih Juara 2 Kategori PAUD dalam Lomba Dongeng Karya Cipta Baru Tingkat Nasional 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Kebudayaan pada tanggal 6 Desember 2025.
Dalam ajang nasional tersebut, Arsenio membawakan dongeng ciptaannya yang berjudul “Kisah Semar, Bagong, dan Petruk”, terinspirasi dari tokoh punakawan dunia pewayangan. Penampilannya semakin mengesankan karena ia mampu menyampaikan dongeng tersebut dengan sangat terstruktur dan ekspresif tepat dalam durasi 3 menit, sesuai ketentuan lomba—sebuah ketepatan waktu yang jarang dicapai peserta seusianya.
Perjalanan Arsenio menuju tingkat nasional dimulai dari seleksi tingkat kabupaten, kemudian melaju ke tingkat Provinsi DIY, dan akhirnya berhasil mewakili daerahnya di tingkat nasional. Di setiap tahapan seleksi, Arsenio tampil konsisten dengan kreativitas, keberanian, dan kemampuan bercerita yang matang.

Bakat mendongeng Arsenio sudah terlihat sejak usia 3 tahun. Ia tumbuh dengan cerita-cerita wayang yang sering diceritakan oleh ibu, kakek, dan kakaknya. Kecintaannya pada dunia pewayangan semakin kuat karena ia kerap menonton tontonan wayang bersama kakaknya. Kebiasaan inilah yang membentuk kemampuan narasinya hingga akhirnya ia semakin percaya diri saat tampil membawakan cerita wayang pada perayaan 17 Agustus 2025 di lingkungan rumahnya. Penampilan itu menjadi momen penting yang mengungkapkan potensi besarnya dalam seni bercerita.
Pada lomba tingkat nasional, Arsenio memukau dewan juri dengan intonasi yang jelas, ekspresi yang kuat, serta kemampuan membawa alur cerita secara hidup dalam waktu yang sangat tepat. Para juri memberikan apresiasi atas penguasaannya terhadap materi, kreativitas cerita, dan keberanian tampil di hadapan banyak orang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian ini. “Arsenio menunjukkan bahwa bakat dan kreativitas anak harus dijaga sejak dini. Prestasinya menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya di Sleman,” ujarnya.
Guru pendamping, pihak sekolah, serta keluarga Arsenio turut mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian luar biasa tersebut. Mereka berharap prestasi ini mendorong lebih banyak anak untuk mencintai literasi, seni budaya, dan tradisi lokal.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengucapkan selamat kepada Arsenio dan TK ABA Pasekan atas prestasi istimewa ini. Semoga semakin banyak generasi muda Sleman tumbuh menjadi pribadi kreatif, percaya diri, dan berkarakter budaya.

